Saturday, 29 September 2007

Bulan Depan Pesta Blogger Digelar

Jakarta, 27 September 2007—Maraknya fenomena blog di Indonesia ternyata telah berhasil menarik perhatian beberapa blogger terkemuka negeri ini untuk menggarap Pesta Blogger 2007; sebuah acara kumpul-kumpul berskala nasional pertama bagi para blogger Indonesia. Dan bukan hanya acara kumpul-kumpul biasa, Pesta Blogger 2007 yang mengusung tema “Suara Baru Indonesia” dan rencananya akan digelar pada 27 Oktober mendatang itu juga akan menjadi wadah pertemuan dan diskusi bagi para blogger untuk bersama-sama menciptakan iklim nge-blog yang positif di Indonesia.

Hal ini dikemukakan oleh para blogger terkemuka yang tergabung dalam Komite Pesta Blogger 2007, yang diketuai oleh ‘Bapak Blogger Indonesia’ Enda Nasution, pada hari Kamis (27/9) di Anomali Coffee—Jakarta Selatan. “Pesatnya perkembangan blog di Indonesia yang tercatat sudah mencapai angka 130 ribu, bahkan diperkirakan lebih dari itu, sangat menggembirakan. Dalam sebuah masyarakat yang minat bacanya masih rendah, minat untuk menulis dan mengekspresikan pikiran serta perasaan lewat sebuah blog merupakan sesuatu yang harus didukung dan dihargai. Melalui blog, setiap orang dapat memperdengarkan ‘suara’-nya,” ujar Enda dalam media briefing Pesta Blogger 2007 tersebut.

Itulah sebabnya Enda Nasution dan para blogger Indonesia terkemuka lainnya, seperti Budi Putra, Fatih Syuhud, Lita Mariana, Nukman Luthfie, Priyadi Nurcahyo, Ratna Ariyanti (Atta), Wicaksono, Wimar Witoelar, dan Yosef Ardi; secara bersungguh-sungguh turut berpartisipasi aktif dalam menggarap Pesta Blogger 2007 ini.

Pesta Blogger 2007 merupakan acara kumpul-kumpul bloggers berskala nasional pertama di Indonesia, yang juga akan melibatkan para blogger terkemuka di bidangnya masing-masing. Dari 200 bloggers yang hadir dalam acara tersebut, 100 bloggers akan diundang secara khusus oleh Komite Pesta Blogger 2007, sementara 100 tempat berikutnya akan diberikan kepada para bloggers yang mendaftarkan diri lewat situs resmi http://pestablogger.com/ dengan sistem first come first serve. Ke-200 peserta Pesta Blogger 2007 ini tidak akan dipungut biaya—alias gratis; sementara mereka yang tidak tercatat dalam daftar 200 bloggers tersebut bisa tetap berpartisipasi dalam Pesta Blogger 2007 dengan membayar tiket masuk sebesar Rp. 200.000,-.

“Kami juga mengundang komunitas blogger di berbagai daerah di Indonesia untuk turut serta dalam acara ini. Kami juga menyediakan tempat bagi komunitas blogger di daerah untuk diikutsertakan dalam Pesta Blogger 2007,” Enda menjelaskan.

Menjelang acara Pesta Blogger 2007 ini, melalui pestablogger.com juga akan digelar ajang penghargaan Blog Favorit Pesta Blogger 2007 dalam bidang-bidang sebagai berikut: online marketing dan sales, women’s issues, teknologi, blog personal, blog selebriti, current issues, dan bridge blogging (blog yang ditulis dalam bahasa Inggris). Selain itu akan juga diberikan penghargaan khusus bagi Blog Pendatang Baru Terfavorit—yakni untuk kategori blog yang maksimal baru berusia 6 bulan. Para blogger dapat mendaftarkan nama, alamat email, serta URL blog masing-masing untuk diikutsertakan dalam ajang tersebut melalui pestablogger.com.

Pesta Blogger 2007 ini diprakarsai oleh konsultan kehumasan Maverick bersama Bubu Internet, dan didukung penuh oleh Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, juga Menkominfo Muhammad Nuh yang rencananya akan membuka acara ini pada 27 Oktober mendatang. Acara ini juga terselenggara berkat kerja sama yang baik dari Microsoft Indonesia dan Nokia Indonesia sebagai sponsor, serta Kompas Cyber Media, Koran Tempo, dan The Jakarta Post sebagai media partner.
Bulan Depan Pesta Blogger Digelar
Jumat, 28 September 2007 | 13:23 WIB

KCM, Jakarta:
Ratusan pengelola weblog atau blog akan menghadiri Pesta Blogger 2007 yang akan digelar di Hard Rock Cafe, Entertainment XPlaza, Jakarta, Sabtu, 27 Oktober 2007. Ini akan menjadi ajang pertama kumpulnya blogger di Indonesia dari berbagai latar belakang, profesi, dan minat penulisan.

“Pemilik blog di Indonesia sudah sangat banyak namun belum ada yang mewadahi seperti di negara-negara lain. Kegiatan ini akan menjadi kegiatan pertama menunjukkan ini lho blogger Indonesia,” ujar Enda Nasution yang menjadi ketua Komite Pesta Blogger 2007 kepada pers di Anomali Coffee, Jakarta, Kamis (27/9).


Ia yakin jumlah blogger di Indonesia sudah menembus angka 100 ribu. Sebab dari data alamat IP (internet protokol) blogger di layanan blogger.com dari Google saja sudah mencapai 60 ribu. Jakarta juga tercatat dalam 30 kota dengan aktivitas blog paling aktif di dunia menurut studi Business Week baru-baru ini.



source:http://pestablogger.com/

belum fasih bilang GUE

...sejak kecil gw memang seorang pengayal ulung..,tapi bukan pematung..,saat kecil yg indah.mandi di sungai yng masih bebas pencemaran itu saat pulang sekolah.berburu jangkrik disawah saat menjelang musim hujan tiba.dan ikut memanen padi di sawah saat bokap masih punya sawah dulu. heh ..gw menghela nafas dalam..dalam..dan hampir tak bisa di kembalikan normal seperti sedia kala..melihat kampung ini ...memang blom banyak berubah ,namun gaya hidup orang orangnya yng mulai berubah.jalan setapak pinggir ladang yng menghubungkan rumah gw ke mbok srinah penjual nasi *(sompel) itu juga masih seperti dulu nggak berubah lebar dan kelokannya.sayangya sepeda kumbang milik abah yng dulu sering ku pakai track trackan ala rossi melewati setapak ala qatar ini udah di jual (emang pas jaman krisis moneter) orang kecil seperti emak dan abah ini sangat merasakan dampaknya.laku berapa sih speda kumbang ala umar bahri itu dijual? akhir akhir ini gw nanya ama yng membeli kontan sepeda abah itu dia seorang majikan kambing terkemuka di kampung gw,..katanya di beli 75 ribu perak..ck ck ck .gw ingat uang itu untuk bayar spp sekolah gw..hik hiks..
gw jadi mersa bersalah..dan setiap begitu ..gw pengen kembali ke titik nol dari awal lagi..menjalani masa itu dengan seharusnya.
sekarang gw udah seperti ini ...gw udah kenal bahasa HTML ..walau masih copypaste blom bisa bikin sendiri..gw kenalan ama blog..ternyata dunia itu luas...dan anak katrok itu udah bisa bilang gw walau masih kagok .
katanya biar "gaul" aku harus di seimbangkan menjadi "gue".siapa yng bikin aturan ini..ya maybe ciiiee maybe.., ini etika gaul itu...tapi wis..embohlah!..
dimana mana di spanduk , selebaran,kaos, tv ,radio ...aku menjadi gue...
apalgi penyiar penyiar radio ..ih...nggk berani speak up klo bleum bilang gue..
kadang tertwa sendiri dalam hati..."gue" itu bukannhya bahasa betawi ya ?..tapi sebegitu dahsyatnya mewabah sampai ke pelosok kampung seperti tulungagung ini.
setiap daerah khan pya bahsa untuk panggilan sendiri sendiri ya..tapi mengapa gue jadi sebegitu hebohnya?..
gue sebenarnya tingkatan derajatnya sama seperti bahasa bahasa lain di daerah nusantara, tapi gue menjdi metropolitan saat menjdi bahsa pakem sinetron dan film layar lebar berbendera gaul.nah itu dia !
sehingga kadang bila bilang gue di kampung-kampung jawa timur menjadi lucu . bukan karena apa seh..tapi karena logat aja yang kagok !
sementara diluar sana "Gue" menjadi perdebatan dan perbincanga banyak pendengar radio yng segment daerah dan segment metro!.Aku.saya.ato gue neh..ciie..tetep bilang gue tapi dengan kecepat penuhuuuiess..hingga telinga orang biasa nggak bisa mengejanya.akibatnya pendengar bingung...tadi announcernya bilang apa..hue..ato koe..ato hai..hahahahahah...kcian deh..
hah..lagi lagi menelan nafas panjang dan berat ....
inilah aku..seorang CUTROCKERS artinya potongan rockers bahasa ndeso ..yang msih bertahan di dunia broadcast..dengna menyeimbangkan idealisme dan fleksibelitas berbasis kerakyatan..gila inikah tema opspek ku tahun ini.!
 
Template designed using TrixTG